IHSG Anjlok Lebih dari 1% ke Level 6.506 di Akhir Pekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 1% di pembukaan perdagangan Jumat (11/9/2026), membuka di level 6.552,79 dan sempat merosot ke 6.506. Tekanan pasar ditimbulkan oleh kenaikan harga minyak mentah hingga 6%, imbal hasil US Treasury 10 tahun naik 11 basis poin ke 4,954%, serta inflasi AS yang ditunjukkan oleh pertumbuhan PPI 5,4% YoY pada Agustus 2026. Di Eropa, ECB menaikkan suku bunga 25 basis poin. Volume perdagangan mencapai 2,39 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,07 triliun. Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan menargetkan level MA20 di 6.525, dengan dukungan berikutnya di 6.400–6.460 jika level tersebut tembus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 11 September 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Melemah 0,55% ke Level 6.552, Mayoritas Bursa Asia Ikut Memerah
kumparan · 10 September 2026 pukul 18.47
Ini Penyebab IHSG Anjlok 1,33 Persen ke Level 6.589,34
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.37
Breaking News! Tiba-Tiba IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Menguat 0,15% Dekati Level 6.700
Berita terkait
IHSG Berpotensi Melemah di Tengah Kenaikan Harga Minyak dan Yield US Treasury
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 08.50
IHSG Ditutup Terkoreksi 0,12% ke Level 6.678
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.37
IHSG Dibuka Menguat 0,22 Persen ke Level 6.700
kumparan · 9 September 2026 pukul 09.03
IHSG Ditutup Menguat 1,01% ke Level 6.686, Nilai Transaksi Tembus Rp15,57 Triliun
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 16.23