Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Berpotensi Melemah Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

IHSG diproyeksikan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Kamis (17/9/2026) setelah turun 0,38% pada hari sebelumnya. Penurunan terutama ditularkan melalui aksi jual investor asing dengan nilai net sell sekitar Rp592 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas antara BMRI, BUMI, BBCA, ADRO, dan ITMG.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menyatakan tekanan IHSG dipengaruhi kenaikan suku bunga The Federal Reserve sebesar 25 basis poin. Secara teknikal, support IHSG berada di level 6.350-6.400 dan resistance di 6.500-6.540.

Untuk perdagangan hari ini, Fanny memberikan rekomendasi saham yakni BRMS, TPIA, PTBA, ASLI, HMSP, dan SMDR dengan strategi Buy on Weakness maupun Spec Buy. Contoh: BRMS direkomendasikan Buy on Weakness dengan area beli Rp715-730 per saham, cut loss di bawah Rp705, dan target Rp740-760 per saham.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait