IHSG Diprediksi Konsolidasi, Bergerak di Kisaran 6.050-6.200
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG diprediksi konsolidasi bergerak di kisaran 6.050-6.200 pada Rabu (30/9/2026) terkait sentimen global dan penutupan kuartal III 2026. Pasar saham AS melemah pada Selasa (29/9) akibat kenaikan yield US Treasury hingga 5,235% dan indikator ekonomi buruk seperti turunnya lowongan pekerjaan AS Agustus 2026 (7,08 juta) serta penurunan kepercayaan konsumen AS ke level terendah 12 tahun. Di dalam negeri, RUU APBN 2027 ditetapkan dengan defisit 2,4% PDB. Harga minyak Brent turun 2,6% ke US$102/barel, sedangkan emas naik 1,1% ke US$4.157/oz. Phintraco menyatakan volatilitas bisa meningkat dan memilih ANTM, BBRI, BMRI, EXCL, TINS, MDKA sebagai top picks.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.14
Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,21%
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.36
Breaking! IHSG Naik 1%
kumparan · 30 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Melemah 0,06% ke 6.118, Rupiah Rp 17.945 per Dolar AS
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.04
Awal Sesi I IHSG Naik 0,27%
Berita terkait
Indeks Anjlok 1,20%, Ditutup di Level 6.298,60
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 16.16
IHSG Bergerak Volatil, Sempat Naik ke 6.451 lalu Turun ke 6.408
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 10.58
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.454,45 di Tengah Tekanan Sentimen Global
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.14
IHSG Berbalik Arah ke 6.534, Pasar Soroti Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.52