IHSG Diproyeksi Konsolidasi di 6.535–6.635, Ini Sentimennya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG akan konsolidasi di level 6.535-6.635 pada Rabu (2/9/2026) terjadi akibat kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (yield 10 tahun naik 3 basis poin menjadi 4,792%) serta koreksi pasar AS. Harga minyak dunia melonjak 5% dan emas turun 2,7% memperkuat tekanan inflasi. Di dalam negeri, inflasi Indonesia mencapai 3,19% pada Agustus 2026, PMI manufaktur turun ke 49,8 di bawah 50, sementara neraca perdagangan tetap surplus US$0,13 miliar. Phintraco merekomendasikan BBCA, BMRI, BBRI, BUMI, PTRO, dan CUAN sebagai saham pilihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 September 2026 pukul 10.54
Harga Emas Global Turun, Ini Penyebabnya
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 07.30
Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS
kumparan · 2 September 2026 pukul 06.53
Proyeksi IHSG Masih Solid di Tengah Tekanan Suku Bunga AS
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 09.53
Rupiah menguat dipengaruhi dolar AS yang terkoreksi
Berita terkait
IHSG Menguat 1,14% ke Level 6.599,94, Transaksi Capai Rp20,73 Triliun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.34
IHSG Dibuka Sempat Menguat 0,40%, Tembus 6.626 di Tengah Gejolak Global
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.31
IHSG Pagi ini Dibuka Naik 0,41%, 322 Saham Menguat
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.02
Kantor Purbaya Beberkan Kabar Ekonomi RI: PMI Naik, Inflasi Turun
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.10