IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Investor Cermati Sinyal Hawkish The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG diproyeksi melemah pada pembukaan Senin (31/8) pasca penutupan turun 0,06 persen ke 6.518,12. Senior Analyst Mirae Asset, M. Nafan Aji Gusta, menyatakan IHSG berpotensi menguji koreksi teknis akibat pola bearish doji star candle, meski indikator MA20&60, Stochastics, dan RSI masih sinyal penguatan. Sentimen global ditentang oleh pidato hawkish Fed Chair Kevin Warsh di Jackson Hole yang menegaskan penanganan inflasi sebagai prioritas, memperkuat probabilitas kenaikan suku bunga Fed September 2026 menjadi 59 persen (dari 35 persen). Kenaikan suku bunga AS berpotensi menekan rupiah dan memicu capital outflow dari pasar berkembang. Mirae Asset merekomendasikan BBRI, CTRA, ENRG, sementara MNC Sekuritas menetapkan support 6.373-6.272 dan resistance 6.599-6.705 dengan rekomendasi AMRT, BUMI, INDF, LSIP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 08.00
Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 07.38
Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 15.09
Harga Emas Pekan Depan Berpotensi Melemah, Ini Alasannya
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 11.01
Rupiah Sepekan Bertahan di Rp17.693, Pasar Tunggu Data Inflasi dan Sinyal The Fed
Berita terkait
Wall Street Ditutup Melemah Usai The Fed Komitmen Tekan Inflasi
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 06.00
IHSG Diprediksi Mixed to Positive, Investor Cermati Data Ekonomi AS dan Jackson Hole
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.56
Breaking News! IHSG Melesat 1,17%
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 10.13
Pasar Tenaga Kerja AS Stabil, Fokus The Fed Bergeser ke Inflasi
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 04.00