Wall Street Ditutup Melemah Usai The Fed Komitmen Tekan Inflasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wall Street ditutup melemah pada Jumat (29/8) setelah Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menegaskan komitmen tegas untuk memangkas inflasi menuju target 2 persen. Spekulasi kenaikan suku bunga acuan September menjadi dominan. Meski koreksi tipis, tiga indeks utama tetap menguat sepanjang pekan: S&P 500 +0,49 persen, Nasdaq +0,85 persen, Dow Jones +0,53 persen. Kementerian Keuangan AS menghimpun data inflasi yang belum menunjukkan perubahan signifikan, memicu perpecahan pandangan pasar antara pembelajar kenaikan suku bunga dan penahan. Di sektor teknologi, chip Nvidia melorot 4,6 persen setelah koreksi, Marvell turun 10,3 persen akibat kekhawatangan pengakuan pendapatan AI dengan Google. Sementara itu, saham PayPal jatuh 12,7 persen setelah akuisisi dibatalkan, sedangkan Gap melonjak 13 persen berkat perubahan CEO dan revisi laba.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 08.00
Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 07.38
Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 15.09
Harga Emas Pekan Depan Berpotensi Melemah, Ini Alasannya
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 11.01
Rupiah Sepekan Bertahan di Rp17.693, Pasar Tunggu Data Inflasi dan Sinyal The Fed
Berita terkait
IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Investor Cermati Sinyal Hawkish The Fed
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 07.04
Saham Teknologi Cerah Dorong Penguatan Wall Street
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 06.10
Pasar Tenaga Kerja AS Stabil, Fokus The Fed Bergeser ke Inflasi
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 04.00
Usai Rebound Kuat, Harga Emas Kembali Fluktuatif Jelang Keputusan The Fed
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 15.30