IHSG Kembali Ambruk, Ditutup Turun 0,43% ke Level 6.121
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,43% menjadi 6.121,70 pada perdagangan Selasa (29/9/2026). IHSG dibuka 6.147,85, menyentuh level terendah 6.013 dan tertinggi 6.150,55 sebelum ditutup di zona merah. Dari 994 saham perdagangan, 373 melemah, 303 menguat, dan 118 stagnan. Volume transaksi mencapai 36,28 miliar saham dengan nilai Rp13,15 triliun serta 1,80 juta kali frekuensi perdagangan.
Phintraco Sekuritas menyatakan tekanan eksternal seperti harga minyak mentinggi dan kelemahan rupiah memengaruhi IHSG. Pasar global, khususnya Wall Street, turun Senin (28/9/2026) akibat penjualan obligasi AS dan yield US Treasury 10 tahun naik 5,234%. Di sisi domestik, rupiah melemah dan teknik IHSG gagal di atas 6.200 memproyeksikan uji support 6.000-6.100.
Data ekonomi AS seperti PCE dan nonfarm payrolls September akan menjadi fokus investor. Harga emas turun 3% ke US$4.148/oz, menandai volatilitas global. IHSG sebelumnya anjlok 1,51% pada 28/9/2026 dengan 532 saham melemah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.20
Video: Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG dan Rupiah Anjlok Berjamaah
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.07
Video: Rupiah Jebol Level Rp 18.000/USD, Risiko Ini Harus Diwaspadai
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.14
Akhir Sesi I, IHSG Turun 0,21%
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.34
Breaking! IHSG Anjlok 2%
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,12%, Rupiah Melemah ke Level Rp 17.860
kumparan · 22 September 2026 pukul 09.04
IHSG Sempat Dibuka Menguat 0,09%, Rupiah Melemah ke Rp 17.801
kumparan · 21 September 2026 pukul 09.06
IHSG Dibuka Melemah 0,11% ke Level 6.453 Pagi Ini
kumparan · 16 September 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Melemah 0,55% ke Level 6.552, Mayoritas Bursa Asia Ikut Memerah
kumparan · 11 September 2026 pukul 09.05