Breaking! IHSG Anjlok 2%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 2,07% atau 127,29 poin, berhenti di level 6.020,57 pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. IHSG dibuka kuat di 6.118,81 dan sempat mendekati 6.126,62, namun tekanan jual mendominasi hingga menyentuh dasar harian di 6.013,08. Lonjakan volume transaksi mencapai 110,24 juta lot dengan nilai Rp2.836,67 miliar, naik dari Rp2.305,41 miliar sebelumnya. Penurunan ini bertepatan dengan mulai berlakunya kebijakan baru BEI yang menurunkan harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 per lembar di pasar reguler dan pasar tunai sejak Senin, 28 September 2026. BEI menyatakan perubahan ini bertujuan memperluas rentang perdagangan, meningkatkan price discovery, dan mendorong likuiditas. Namun, tekanan eksternal seperti kebijakan moneter global yang ketat, penguatan dolar AS, dan kenaikan harga energi tetap membayangi pasar. Di pasar mata uang, rupiah melemah 0,53% ke Rp17.965/US$, hampir menyentuh Rp18.000/US$.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 09.23
IHSG Ambruk 1,1%, Turun ke Level 6.084
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 07.02
IHSG Terancam Jebol 6.000, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Biang Tekanan
Detik.com · 28 September 2026 pukul 09.21
Harga Terendah Saham Rp 1 Mulai Berlaku, IHSG Langsung Merah
kumparan · 28 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Melemah 0,52%, Rupiah Anjlok ke Level Rp 17.986 per USD
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat 0,73% Tembus 6.448, Rupiah Melemah ke Rp 17.850 per Dolar AS
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 09.07
IHSG Babak Belur Awal Kebijakan Harga Rp1, 5 Saham Ini Jadi Top Loser
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 06.00
IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 10.49
BEI Hapus Minimun Harga Saham, IHSG Anjlok 1%
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 10.36