IHSG Lemas di Sesi 2, Ditutup Turun 0,89%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG ditutup turun 0,89% di level 6.130,59 pada sesi 2 perdagangan 28 Juni 2026, dengan penurunan 55,19 poin. Penutupan ini terjadi di tengah pasar yang sepi, di mana nilai transaksi hanya mencapai Rp 10,7 triliun, melibatkan 23,6 miliar saham dalam 1,65 juta kali transaksi. Sebanyak 380 saham mengalami penurunan, 281 naik, dan 304 tidak bergerak.
Tekanan terhadap IHSG didorong oleh pelemahan beberapa sektor, terutama properti yang anjlok 4,49%. Sektor lain yang turun adalah utilitas (-2,17%) dan energi (-1,15%), sementara hanya sektor konsumer primer yang menguat tipis sebesar 0,09%. Saham-saham besar seperti Maha Properti Indonesia, Bank Central Asia, dan Bank Mandiri memberikan kontribusi negatif signifikan terhadap indeks.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah melemah 0,31% terhadap dolar AS, ditutup di posisi Rp 18.055/US$, menandai pelemahan selama empat hari berturut-turut. Koreksi IHSG sejalan dengan tren bursa Asia yang mayoritas turun, termasuk anjloknya KOSPI di Korea Selatan sebesar 10,84%, serta penurunan di bursa Taiwan, Shenzen, dan Nikkei.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 16.23
IHSG Turun Tipis ke 6.185 Awali Pekan Ini
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.04
IHSG Menguat di Awal Perdagangan Hari Ini, Naik 0,31% ke 6.110
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 19.00
OJK Ungkap Biang Kerok Duit Asing Keluar dari Pasar Modal RI
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 18.30
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 18.073 per Dolar AS
Berita terkait
Lanjutkan Tren Penguatan, IHSG Selangkah Lagi Tembus Level 6.400
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 12.30
Pasar Sambut Positif Arah Ekonomi Prabowo dalam RAPBN 2027
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.46
IHSG Meroket, Ditutup di Level Tertinggi 6.401!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah ke Level 6.296
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 10.24