Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 18.073 per Dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2670625/original/017436400_1547111682-20190110-Rupiah-Tetap-Berada-di-Zona-Hijau-Angga4.jpg)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (29/7/2026). Rupiah naik 10 poin atau 0,06% ke posisi Rp 18.073 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 18.083. Penguatan ini didorong oleh kehati-hatian investor menjelang pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed, yang menyebabkan indeks dolar AS (DXY) melemah dan memberi ruang bagi rupiah untuk naik.
Dari sisi domestik, pasar terus memantau transisi kepemimpinan Bank Indonesia setelah pengunduran diri Gubernur Perry Warjiyo. Keputusan mengenai Gubernur BI baru menjadi fokus utama karena akan menentukan arah kebijakan moneter nasional. Sebagai langkah preventif, sejak Mei 2026 BI telah mengerek suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 100 basis poin secara kumulatif untuk menopang nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, dan menjaga kepercayaan investor.
Melihat dinamika global dan domestik, rupiah diproyeksikan bergerak stabil di rentang Rp 18.000 hingga Rp 18.100 per dolar AS dalam waktu dekat. Pergerakan jangka pendek masih akan sangat dipengaruhi oleh hasil rapat The Fed serta perkembangan penunjukan Gubernur BI yang baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.35
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.022 per Dolar AS Sore Ini
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.06
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Bawah Rp18.000
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 10.34
IHSG Dibuka Hijau, Rupiah Perkasa di Tengah Tekanan Dolar AS
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.44
Destry Bawa Kabar Baik Usai BI Rate Ditahan, Dana Asing Masuk Rp195 T
Berita terkait
Video: Rupiah Dekati Rp 18.000/USD,Langkah Stabilisasi BI Sudah Cukup?
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.15
Nilai Tukar Rupiah Terdepresiasi 7,74 Persen hingga Akhir September 2026, Ini Penjelasan BI
JawaPos · 30 September 2026 pukul 14.00
BI Ungkap Rupiah Melemah 7,74 Persen Sejak Awal Tahun 2026, Ini Penyebabnya
kumparan · 30 September 2026 pukul 13.53
BI Ungkap Penyebab Rupiah Kembali Tembus Rp18 Ribu per Dolar AS
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.00