Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 18.073 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (29/7/2026). Rupiah naik 10 poin atau 0,06% ke posisi Rp 18.073 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 18.083. Penguatan ini didorong oleh kehati-hatian investor menjelang pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed, yang menyebabkan indeks dolar AS (DXY) melemah dan memberi ruang bagi rupiah untuk naik.

Dari sisi domestik, pasar terus memantau transisi kepemimpinan Bank Indonesia setelah pengunduran diri Gubernur Perry Warjiyo. Keputusan mengenai Gubernur BI baru menjadi fokus utama karena akan menentukan arah kebijakan moneter nasional. Sebagai langkah preventif, sejak Mei 2026 BI telah mengerek suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 100 basis poin secara kumulatif untuk menopang nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, dan menjaga kepercayaan investor.

Melihat dinamika global dan domestik, rupiah diproyeksikan bergerak stabil di rentang Rp 18.000 hingga Rp 18.100 per dolar AS dalam waktu dekat. Pergerakan jangka pendek masih akan sangat dipengaruhi oleh hasil rapat The Fed serta perkembangan penunjukan Gubernur BI yang baru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait