IHSG Melesat 1% di Sesi II, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,4% atau 87,94 poin ke level 6.364,99 pada sesi II hari Rabu (23/9/2023), didorong oleh penguatan sektor konsumer kritikal (4,15%), energi (3%), dan material dasar (2,7%). Saham-saham pendorong kenaikan antara lain BYAN, MDKA, BBCA, AMMN, dan DSSA. Meski IHSG melesat, investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp335,80 miliar di seluruh pasar pada sesi I, dengan nilai transaksi total mencapai Rp3,95 triliun. Jual bersih terbesar terjadi pada saham perbankan, termasuk BBRI (Rp128,74 miliar), BMRI (Rp69,39 miliar), dan TLKM (Rp64,85 miliar). Penguatan IHSG bertepatan dengan keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang mempertahankan BI-Rate pada 5,75% untuk ketiga pertemuan berturut-turut, sejalan dengan suku bunga Deposit Facility 4,75% dan Lending Facility 6,50%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.12
IHSG Menguat 1,56% ke 6.374,91, 448 Saham Ditutup Naik
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.41
Rupiah Menguat ke Rp17.817 per Dolar AS Ditopang Keputusan BI Tahan Suku Bunga
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.33
IHSG Melesat 1,28% Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75% pada September 2026
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.05
Bos BI Bongkar Alasan Tahan BI Rate di Tengah Tren Suku Bunga Tinggi
Berita terkait
Breaking! IHSG Melesat 1% Lebih Usai BI Tahan Suku Bunga
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.18
Breaking News! IHSG Anjlok 1,30%, 550 Saham Melemah
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.42
IHSG Hari Ini Ditutup lesu, Turun Tipis ke Level 6.595,8
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.35
IHSG Ditutup Naik 0,75% ke 6.449,83, Didorong oleh 399 Saham yang Menguat
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.50