IHSG Sesi 1 Berakhir di Zona Merah, Turun 0,28% ke 6.581,45
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG turun 0,28% menjadi 6.581,45 pada sesi I Rabu (2/9/2026) setelah awalnya menguat. Indeks mencapai puncak 6.629,54 sebelum koreksi ke 6.561,00. Volume perdagangan mencapai 32,03 miliar saham dengan nilai Rp9,91 triliun. 276 saham menguat, 343 melemah, 344 stagnan. Konsumer non-primer paling kuat (1,88%), bahan baku tertekan (-1,67%). DCII kontribusi terbesar (+8,65 poin), EMAS memangkas IHSG (-3,22 poin). Tekanan global dari konflik AS-Iran, harga minyak Brent naik 4,6% ke US$94,65, yield US Treasury 10 tahun 4,788%. PMI manufaktur 49,8 (kontraksi), inflasi 3,19% tahunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.31
IHSG Dibuka Sempat Menguat 0,40%, Tembus 6.626 di Tengah Gejolak Global
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 08.37
IHSG Diproyeksi Konsolidasi di 6.535–6.635, Ini Sentimennya
kumparan · 2 September 2026 pukul 06.53
Proyeksi IHSG Masih Solid di Tengah Tekanan Suku Bunga AS
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.34
IHSG Menguat 1,14% ke Level 6.599,94, Transaksi Capai Rp20,73 Triliun
Berita terkait
IHSG Dibuka Menguat di Akhir Pekan, Naik 0,21% ke Level 6.535
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 09.25
IHSG Tetap Menghijau di Tengah Rencana Demo DPR, Ini Kata Analis
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
IHSG Pangkas Koreksi di Akhir Sesi 1, Parkir di Level 6.496
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.45
IHSG Diprediksi Mixed to Positive, Investor Cermati Data Ekonomi AS dan Jackson Hole
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.56