Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Terjepit Sentimen Global, Berpotensi Konsolidasi di 6.000-6.200

IHSG diprediksi konsolidasi di rentang 6.000-6.200 pada 1 Oktober 2026. Sentimen global masih kuat, didukung oleh PCE AS naik 0,3% bulanan (3,4% tahunan) dan revisi PDB riil AS Q2 menjadi 2,2%. Di dalam negeri, inflasi Indonesia diproyeksikan naik 3,3% tahunan pada September 2026, sementara surplus neraca perdagangan melebar ke US$0,6 miliar pada Agustus 2026. S&P Global Manufacturing PMI Indonesia diperkirakan naik ke 50,3, menunjukkan ekspansi manufaktur. Phintraco menyatakan EMAS, INDF, ANTM, INKP, dan BDMN sebagai saham pilihan.

Berita terkait