IHSG Terjepit Sentimen Global, Berpotensi Konsolidasi di 6.000-6.200
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG diprediksi konsolidasi di rentang 6.000-6.200 pada 1 Oktober 2026. Sentimen global masih kuat, didukung oleh PCE AS naik 0,3% bulanan (3,4% tahunan) dan revisi PDB riil AS Q2 menjadi 2,2%. Di dalam negeri, inflasi Indonesia diproyeksikan naik 3,3% tahunan pada September 2026, sementara surplus neraca perdagangan melebar ke US$0,6 miliar pada Agustus 2026. S&P Global Manufacturing PMI Indonesia diperkirakan naik ke 50,3, menunjukkan ekspansi manufaktur. Phintraco menyatakan EMAS, INDF, ANTM, INKP, dan BDMN sebagai saham pilihan.
Bagikan
Berita terkait
IHSG Diprediksi Konsolidasi, Bergerak di Kisaran 6.050-6.200
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 08.16
Indeks Anjlok 1,20%, Ditutup di Level 6.298,60
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 16.16
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.454,45 di Tengah Tekanan Sentimen Global
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.14
IHSG Ambruk 1,33% ke 6.589, 516 Saham Berguguran
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 16.32