INALUM Kantongi Rating BBB- S&P Jelang Pendanaan SGAR 2 dan Smelter 2
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) memperoleh rating kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings pada September 2026. Ini menjadikan INALUM sebagai perusahaan dengan investment-grade, memperkuat kredibilitas di pasar domestik dan internasional. Rating ini didorong oleh posisi strategis INALUM dalam Grup MIND ID, dukungan pemerintah, serta peran sebagai penggerak hilirisasi bauksit dan pengembangan rantai nilai aluminium nasional.
INALUM memiliki struktur biaya operasional kompetitif dengan kuartal pertama kurva biaya global industri aluminium 2026. Efisiensi didukung sumber energi hidro stabil dan integrasi bahan baku domestik. Perusahaan saat ini memproduksi 275.000 ton aluminium per tahun dengan satu smelter, dan memiliki kapasitas 1 juta ton alumina per tahun melalui SGAR 1 di Kalimantan Barat.
Pengembangan SGAR 2 (1 juta ton alumina/tahun) dan Smelter 2 (600.000 ton aluminium/tahun) akan memperkuat integrasi rantai nilai aluminium nasional. Proyek-proyek ini diproyeksikan meningkatkan kapasitas produksi lebih dari tiga kali lipat hingga 2030. Pada Agustus 2026, PEFINDO meningkatkan rating domestik INALUM dari idAA-/Stable ke idAA/Stable.
Bagikan
Berita terkait
Punya Peran Strategis sebagai Penggerak Hilirisasi, S&P Beri Rating Inalum Peringkat 'BBB-'
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 17.43
Hilirisasi Aluminium Dikupas dalam Metallurgical Trade Fair and Forum
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.58
Mengenal Rusal, Raksasa Aluminium Rusia yang Siap Masuk Kalimantan
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 21.16
S&P Global Beri Rating BBB-, Hilirisasi Aluminium Nasional Makin Diperkuat
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.12