Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Mengenal Rusal, Raksasa Aluminium Rusia yang Siap Masuk Kalimantan

United Company Rusal, produsen aluminium terbesar di luar China, berencana membangun fasilitas hilirisasi bauksit menjadi alumina di Kalimantan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan proyek ini sedang dalam tahap penyelesaian perizinan dan hampir final. Investasi akan dilakukan melalui kerja sama dengan pengusaha lokal, meski identitas mitra dan nilai investasi belum diungkapkan.

Presiden Prabowo Subianto mengonfirmasi rencana investasi besar-besaran Rusal di Indonesia dalam dialog Eastern Economic Forum di Vladivostok. Rusal akan mengembangkan kilang bersama kelompok usaha Indonesia. Perusahaan ini memproduksi 3,918 juta ton aluminium primer pada 2025, setara 5,3 persen dari produksi global.

Rusal memiliki fasilitas di Rusia, Irlandia, Jamaika, Guinea, China, dan India. Sebelumnya pada 2014, Rusal pernah menandatangani kesepakatan dengan PT Arbaya Energi untuk pabrik alumina di Kalimantan Barat. Detail investasi, kapasitas, lokasi, dan jadwal konstruksi proyek terbaru belum diumumkan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait