Indonesia Pasok Beras 1.000 Ton ke Malaysia, Masuk Pasar Sarawak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia kembali membuka ekspor beras ke Malaysia dengan pengiriman perdana 1.000 ton ke Sarawak. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan ekspor ini menjadi bukti produksi pangan nasional sudah cukup untuk kebutuhan dalam negeri dan memiliki ruang ekspor. Stok beras di Bulog mencapai 5,2 juta ton, bahkan ada surplus 2 juta ton. Produksi beras 2026 diproyeksikan lebih tinggi dari 2025, sehingga pemerintah membuka peluang ekspor secara terukur dan bertahap. Ekspor bertahap ini berpotensi ditingkatkan hingga 200.000 ton per tahun untuk Sarawak, dan 1,5-1,7 juta ton untuk seluruh Malaysia. Harga beras yang disepakati sekitar Rp17.000 per kilogram, dengan nilai perdagangan potensial mencapai Rp3,39 triliun jika mencapai 200.000 ton. Kesepakatan ini juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani dan mempererat hubungan Indonesia-Malaysia secara budaya dan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.25
Menjelang HUT ke-81 RI, Indonesia Teken MoU Ekspor Beras ke Malaysia
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 12.26
RI Akan Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia Senilai Rp 3,39 T
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 05.00
Populer: RI Ekspor Beras ke Malaysia; Harga Bright Gas Turun
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.00
Indonesia Resmi Ekspor Beras ke Malaysia, Perdana Kirim 1.000 Ton
Berita terkait
Mentan Amran: Swasembada pangan dan ekspor beras kado HUT Ke-81 RI
ANTARA News · 17 Agustus 2026 pukul 18.10
Swasembada Pangan hingga Ekspor Beras Jadi Kado Kemerdekaan Indonesia
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.26
Penandatanganan MoU Ekspor Beras ke Malaysia Jadi Persembahan Terindah HUT ke-81 RI
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.41
Indonesia Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia Senilai Rp3,39 Triliun
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.24