Industri Otomotif Eropa Terancam Banjir Mobil dan Komponen China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri otomotif Eropa menghadapi ancaman besar dari impor mobil dan komponen China yang meningkat. Presiden Anfia, representasi pemasok otomotif Italia, menuntut Uni Eropa mengenakan tarif hingga 80 persen jika impor China melebihi 8 persen dari pasar Eropa. Kebijakan ini mencakup juga komponen otomotif karena suku cadang mencakup 80 persen dari kendaraan. Uni Eropa sudah memberlakukan bea tambahan 10 persen pada mobil listrik China, total tarif mencapai 18-45 persen. Tekanan juga datang dari pabrik China di Eropa yang masih bergantung pada komponen impor. Ekspor pemasok otomotif Italia ke Jerman turun 10 persen pada 2023, terutaus akibat melemahnya permintaan dan restrukturisasi Volkswagen. Tanpa perlindungan tambahan, impor China dapat menghancurkan industri otonomi strategis Eropa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.00
Raksasa Otomotif "Korban China" Bakar Rp334 T Demi PHK 60.000 Karyawan
Berita terkait
VW Restrukturisasi Besar-Besaran, Pangkas Seratus Ribu Pekerjaan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 16.07
Terbesar dalam 90 Tahun, Volkswagen Siap Pangkas 100 Ribu Pekerja
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.14
Volkswagen Terpaksa Mengambil Keputusan Paling Pahit
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 06.17
Lebih-Lebih Dari Kritis! Volkswagen Terancam Tutup Pabrik
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 07.30