Industri Pengolahan Jadi Penopang Utama Ekspor RI, Tumbuh 7,16% hingga Juli 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri pengolahan Indonesia tumbuh 7,16% ekspor senjadi USD 137,26 miliar (Januari-Juli 2026), menyumbang 82,18% dari total ekspor USD 167,03 miliar. Ekspor nonmigas naik 5,21% tahunan, didorong aluminium (85,78%), nikel (49,84%), tembaga (36,14%). China jadi pasar utama, diikuti AS dan India. Ekspor ke Hong Kong naik 36,79%, Turki 30,58%. Impor nonmigas naik 16,78% menjadi USD 137,56 miliar, didominasi bahan baku (71,45%). Kemendag fokus hilirisasi dan daya saing global.
Bagikan
Berita terkait
China Jadi Pasar Terbesar Sarang Walet RI, Ekspornya Tembus Rp 3 T
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 19.30
RI Makin Tekor Dagang dengan China, Defisit US$17,67 M Selama 7 Bulan
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.06
AS Tiba-Tiba Beri Pesan Penting ke Negara G20, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.20
Dampak Perang, Ekspor China ke Iran Anjlok 52% dalam Tujuh Bulan Pertama 2026
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 21.02