AS Tiba-Tiba Beri Pesan Penting ke Negara G20, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan AS Scott Bessent meminta negara-negara G20 meninjau kembali kebijakan perdagangan dengan China untuk mengatasi ketidakseimbangan global. AS khawatir lonjakan ekspor China ke negara lain, terutama Eropa dan Amerika Latin, setelah AS menerapkan tarif tinggi dan pembatasan terhadap produk tertentu dari China. Bessent menyatakan bahwa surplus perdagangan China sebesar US$1,2 triliun sulit dipertahankan dan mendorong Beijing untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor serta memperkuat konsumsi domestik. Menurutnya, ekonomi China yang lemah mendorong pemerintahnya untuk mengekspor sebagai solusi, sehingga perlu dilakukan penyeimbangan kembali. Data Biro Sensus AS menunjukkan defisit perdagangan AS dengan China pada enam bulan pertama 2026 turun sekitar sepertiga dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai US$73,9 miliar. Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan akhir September, dengan kemungkinan pengurangan tarif untuk barang-barang non-strategis sebesar US$30 miliar di setiap sisi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.08
AS Ajak Negara G20 'Keroyokan' Lawan Banjir Produk China
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.33
AS Ajak Negara G20 Kaji Ulang Perdagangan dengan China
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 03.00
Ancam Balas Dendam, China Siap Lawan Tarif Impor AS
Berita terkait
AS Tuding Puluhan Negara Bantu China Menghindari Tarif Trump
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.21
Trump Mau "Tembak" 5 Negara Ini Buat Hancurkan Iran, Ada RI?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.40
Airlangga Tepis AS soal RI Bantu China Hindari Tarif Lewat Transhipment
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.49
AS Ungkap Praktik Pengiriman Barang China untuk Hindari Tarif Impor
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 19.33