Inflasi Agustus 2026 Berpeluang Naik, Ekonom Ungkap Pemicunya
Liputan6.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5103467/original/057047800_1737457741-20250121-Jaga_Inflasi-ANG_3.jpg)
Bank BCA memproyeksikan inflasi Agustus 2026 naik menjadi 3,31% YoY dari 2,88% pada Juli 2026. Kenaikan didorong oleh harga emas, daging ayam, dan cabai. Inflasi inti diprediksi 2,98% YoY. BPS mencatat deflasi 0,14% MTM pada Juli 2026, terutama turunnya harga bawang merah, cabai, tomat, dan emas perhiasan. Transportasi dan pendidikan tetap mengalami kenaikan harga. Ekonomist juga memperingatkan risiko inflasi akibat minyak dan El Nino.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 10.41
Rupiah melemah seiring pidato "hawkish" dari Kepala The Fed
Berita terkait
BPS Ungkap Penyebab Inflasi RI Naik 2,88%, Berkaitan dengan Emas
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 07.30
BPS: Bulan Juli Deflasi 0,14%
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.11
Sekjen Kemendagri Minta Daerah Segera Intervensi Kenaikan Harga Beras
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.37
Waspada Akhir Tahun, Harga-Harga Diperkirakan Naik Lagi
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.45