Ini Filosofi Keselamatan JR East, Kecelakaan Sakuragicho 1951 Jadi Titik Balik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keselamatan JR East menjadi prioritas utama sejak kecelakaan Sakuragicho 1951 yang menewaskan 106 orang. Dari tragedi tersebut, lahir prinsip 'tidak menyalahkan' dan kerangka analisis 4M (Man, Machine, Media, Management) untuk mencari akar masalah. Investasi keselamatan Rp 144 triliun dalam 5 tahun tercermin komitmen tinggi, bahkan saat pandemi menurunkan pendapatan. Struktur keselamatan berjenjang dengan 1.100 profesional serta teknologi seperti platform screen door mendukung implementasi. JR East menyatakan keselamatan bukan bebas risiko total, melainkan kontrol risiko yang dapat diterima.
Bagikan
Berita terkait
Eks Pejabat Kemenag Ungkap Alasan Keselamatan di Balik Pengaturan Kuota Haji 2024
JawaPos · 16 September 2026 pukul 17.30
CEO Teknologi Desak Regulasi Tangkal Ancaman AI, Trump Menolak!
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.29
HGI Komitmen untuk Lingkungan Bermain Gim Aman dan Bertanggung Jawab
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 16.28
Perkuat Keselamatan Penerbangan, Maskapai LCC Vietnam Gandeng Dua Raksasa Kedirgantaraan Perancis
JawaPos · 15 September 2026 pukul 22.30