Ini Modal Indonesia Tambah Daya Saing Investasi Hulu Migas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2223008/original/010261700_1526974987-1.jpg)
Indonesia memiliki potensi sumber daya minyak dan gas (migas) yang besar, namun daya tarik investasi tidak hanya ditentukan potensi bawah permukaan, melainkan juga faktor di atas permukaan seperti kepastian politik, regulasi, birokrasi perizinan, dan infrastruktur. Penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan diperlukan untuk meningkatkan daya saing investasi sektor hulu migas. Sejumlah perusahaan migas internasional seperti Eni, Petronas, dan Mubadala masih melihat Indonesia sebagai tujuan investasi potensial. Kecepatan eksekusi proyek menjadi sinyal penting bagi investor, semakin lama discovery ke onstream menurunkan nilai keekonomian proyek. Pemerintah telah melakukan perbaikan fiskal, namun persaingan modal global tetap ketat. Keberhasilan kebijakan investasi perlu tercermin pada peningkatan cadangan dan produksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.50
Gurita Bisnis Hashim Djojohadikusumo: dari Migas hingga Telekomunikasi
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 15.25
Pemenang Lelang 6 WK Migas Resmi Diumumkan, Komitmen Investasi Rp25 M
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.40
ESDM Buka Lelang 8 Blok Migas Baru, Ini Daftarnya
JawaPos · 18 September 2026 pukul 13.00
Bukukan Pendapatan Rp 10,31 Triliun, Jasa Marga Berpotensi Besar Jadi Incaran Investor
Berita terkait
Pemerintah Kantongi Rp 2,5 Triliun dari Lelang Migas, Grup Hashim Kuasai Natuna
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 15.15
Fundamental dan Transformasi Bisnis Sokong Prospek Kinerja Jasa Marga
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 10.43
Fundamental dan Transformasi Bisnis Sokong Prospek Kinerja Jasa Marga
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 10.06
Bahlil Buka-bukaan soal Rencana Bentuk Badan Usaha Khusus Migas
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 21.03