Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Investasi Malut Tembus Tiga Besar Nasional, UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok

Investasi di Maluku Utara (Malut) mencapai Rp 40,2 triliun pada Triwulan II 2026, menempatkannya sebagai lokasi investasi terbesar ketiga di Indonesia. Pertumbuhan ini menciptakan peluang bagi 160 UMKM lokal untuk masuk ke rantai pasok melalui kemitraan dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan para tenant di kawasan industri tersebut. Pemerintah mempertemukan UMKM dengan IWIP untuk membuka akses pasar, pembiayaan, dan kolaborasi rantai pasok. Staf Khusus Menteri Investasi menekankan pentingnya menghasilkan purchase order dan perjanjian kerja sama konkret agar pengusaha lokal tumbuh seiring arus investasi. Dalam Kuartal II 2026, IWIP belanja Rp 1,1 triliun kepada UMKM, dengan 77,6% dilakukan di Maluku Utara. IWIP juga memaparkan kebutuhan melalui Scope of Work dan Bill of Quantities, sementara UMKM memperkenalkan profil dan kapasitas produksinya. General Manager IWIP menyampaikan peluang masih terbuka lebar, namun menekankan pentingnya legalitas, kualitas konsisten, harga kompetitif, dan pelayanan baik agar UMKM bertahan di rantai pasok. Pemerintah daerah dan pusat berkomitmen mendukung kemitraan ini secara berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait