Istana Buka Suara soal Kemenkeu Ambil Alih Saham Kereta Cepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil alih saham Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dari konsorsium BUMN, seperti yang diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada 6 Agustus. Pengambilalihan ini membuat skema penanggungan utang proyek berada di bawah Kemenkeu, dengan detail teknis yang akan diatur oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Saat ini, 60% saham KCIC dimiliki konsorsium Indonesia (PSBI) dan 40% oleh konsorsium China.
Proses pengalihan saham melibatkan Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu, seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), sehingga tidak menjadi beban langsung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur AHY mengonfirmasi restrukturisasi keuangan dan koordinasi antar kementerian. Purbaya memastikan bahwa meskipun dikelola oleh pemerintah, utang proyek tidak dialihkan ke APBN karena SMV memiliki kemampuan keuangan sendiri.
Target penyelesaian pengalihan kepemilikan saham adalah pertengahan September. Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal sebagai Whoosh, melibatkan konsorsium PSBI yang terdiri dari PT Kereta Api Indonesia, PT Wijaya Karya, PT Jasa Marga, dan PT Perkebunan Nusantara, serta mitra China Beijing Yawan HSR Co. Ltd.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 09.00
Kemenkeu Ambil Alih 60% Saham KCIC Whoosh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.40
Kemenkeu Ambil Alih Kepemilikan 60 Persen Saham Whoosh
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 06.25
Bereskan Utang, Kemenkeu Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat September
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.05
Purbaya Beri Sinyal China Mau Garap KA Cepat Bandung-Surabaya
Berita terkait
Rencana Tukar Kepemilikan PNM dengan Geo Dipa Tak Dapat Restu Prabowo
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 14.09
Kereta Cepat Bikin Rugi, WIKA Senang Saham KCIC Mau Diambil Kemenkeu
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.21
China Makin Tak Terkalahkan, Jaringan Kereta Cepat Tembus 50.000 Km
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.40
Fundamental & Proyek Strategis Dinilai Topang Prospek Jasa Marga
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 15.30