Istana Siagakan Bantuan Pemerintah Pusat untuk Gempa Flores
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026) pagi mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebabkan sejumlah korban meninggal dunia. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan duka cita mendalam atas korban gempa tersebut dan memastikan pemerintah pusat telah melaporkan kejadian kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah segera berkoordinasi dengan Menteri Menko PMK, Kepala Basarnas, dan Kepala BMKG untuk penanganan darurat. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami namun telah mencabutnya; kenaikan muka air tercatat masih tidak signifikan. Prasetyo juga berkomunikasi langsung dengan Gubernur NTT untuk mitigasi dan penanganan cepat di lapangan. Laporan sementara menunjukkan beberapa bangunan rusak dan reruntuhan di Pelabuhan Maumere serta gedung perkantoran. Petugas diminta segera memastikan tidak ada korban tersisa terjebak di reruntuhan. Pemerintah pusat menyiapkan bantuan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk kebutuhan penanganan lebih lanjut di NTT.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.09
Gempa Susulan di Flores, Warga Manggarai Barat NTT Pilih Tetap Mengungsi
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.15
Gempa M7,7 Flores Picu 235 Gempa Susulan, BMKG: Butuh 3 Minggu untuk Stabil
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.31
Pakar Jelaskan Apa Itu Flores Back Arc Thrust Pemicu Gempa M7 NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
Berita terkait
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 19.20
Ketua DPD RI Sultan Apresiasi Pemerintah Beri Dukungan Anggaran Untuk Daerah Terdampak Gempa NTT
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.47
BMKG Catat 1.624 Gempa Susulan di Flores, Aktivitas Masih Fluktuatif
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.06
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 11.05