Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa Susulan di Flores, Warga Manggarai Barat NTT Pilih Tetap Mengungsi

Pasca gempa utama magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.624 gempa susulan hingga pukul 11.00 WIB pada Senin, 17 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 59 gempa terasa langsung oleh warga. Aktivitas gempa susulan masih fluktuatif, dengan magnitudo antara M3,6 hingga M6,2. BMKG menyatakan bahwa peringatan tsunami telah berakhir pukul 07.30 WIB dan memantau aktivitas secara intensif selama 24 jam. Prediksi menunjukkan aktivitas gempa baru akan stabil dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

Akibat gempa dan serangkaian gempa susulan, ratusan warga di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya di Kecamatan Lembor, Lembor Selatan, Pacar, dan Kuwus, masih bertahan di lokasi pengungsian dan tenda darurat. Mereka enggan kembali ke rumah karena trauma dan kerusakan bangunan. Di lokasi pengungsian, warga mengeluhkan keterbatasan logistik, termasuk bahan makanan, air bersih, perlengkapan tidur, dan kebutuhan khusus anak-anak. Warga berharap pemerintah daerah segera mendistribusikan bantuan secara merata.

BMKG terus mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah untuk menghindari hoaks. Pemantauan aktivitas gempa dilakukan secara intensif untuk memastikan keamanan wilayah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait