Istri Bupati Sikka Disorot Pamer Tas Hermes di Tengah Krisis Air Bersih, 'Elite Menenteng Kemewahan, Warganya Memeras Batang Pisang'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Juru Bicara PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, mengkritik keras kontras gaya hidup pejabat daerah di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Ia menyoroti istri Bupati Sikka yang pamer tas mewah merek Hermes seharga ratusan juta rupiah, sementara warga Desa Tuanggeo, Pulau Palue, mengalami krisis air bersih. Di tengah krisis ini, warga terpaksa memeras batang pisang untuk mendapatkan air untuk bertahan hidup.
Guntur juga mengecam jawaban mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ditanya warga Palue mengenai krisis air bersih. Ia menilai jawaban Jokowi yang mengaku "tidak bisa apa-apa" tidak berempati, terutama karena anak Jokowi, Gibran, masih menjabat sebagai Wakil Presiden. Guntur mempertanyakan keberadaan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Sikka dalam membantu warga yang terdampak kekeringan.
Sementara itu, Guntur menekankan ketimpangan sosial yang sangat besar di Sikka, yang masih tercatat sebagai salah satu kabupaten termiskin di NTT. Ia mempertanyakan mengapa Pemerintah Kabupaten belum mengirimkan mobil tangki air untuk membantu warga, sementara istri bupati justru ramai disorot karena tas mewalnya.
Bagikan
Berita terkait
Siti Si Vampir Hadirkan Ketimpangan Sosial Lewat Komedi Satire
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 09.09
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Capaian Pemda Papua
Detik.com · 29 September 2026 pukul 13.56
Peduli Gempa NTT, Bea Cukai Labuan Bajo Salurkan Bantuan Kemanusian ke Sejumlah Wilayah
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 18.29
Pemkot Surabaya Larang SD dan SMP Negeri Jual Seragam Batik, Inilah Alasannya
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 21.30