Jadi Kesalahan, Purbaya Dinilai Masih Menganggap BUMN Sebagai Sapi Perah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Rocky Gerung mengkritik rencana Purbaya Yudhi Sadewa yang menyarankan Danantara dan BUMN menyetorkan dividen Rp120 triliun ke kas negara. Rocky menilai kebijakan ini menunjukkan bahwa masih ada cara pandang yang menganggap BUMN/Danantara sebagai "sapi perah" untuk memenuhi kebutuhan APBN. Menurutnya, Danantara sebenarnya dibentuk untuk menggantikan praktik lama ini dan diberi ruang fleksibel untuk mengelola serta mengembangkan aset secara global. Penarikan dividen dalam jumlah besar dapat mengurangi kemampuan Danantara untuk melakukan investasi strategis. Rocky juga menyampaikan bahwa kebijakan ini berpotensi menurunkan persepsi investor asing terhadap independensi pengelolaan aset negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 10.40
Diam-Diam Ada Investor Asing yang Borong Saham CPIN di Harga Rp3.141
Detik.com · 21 September 2026 pukul 06.56
Ini yang Diperiksa BPK di Laporan Keuangan Danantara
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 19.10
BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan Danantara
Detik.com · 20 September 2026 pukul 10.30
Laporan Keuangan Danantara Mulai Diperiksa BPK
Berita terkait
Semasa Purbaya Danantara Diminta Menyetor Rp120 Triliun Untuk Negara, Suahasil?
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 09.16
Rosan: Danantara siap bahas setoran dividen dengan Menkeu baru
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 18.57
Purbaya Disebut Dungu Soal Wacana Dividen Danantara Rp120 Triliun
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 04.30
Prabowo Sebut Penghasilan Danantara dalam 1,5 Tahun Naik 400%!
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.49