Jangan Panik! Bos BI Beberkan 'Jurus Jitu' Agar Tak Jadi Korban Scam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta memperingatkan masyarakat tentang penipuan digital yang mengandalkan social engineering. Pelaku tidak perlu hacker, cukup memanfaatkan teknik psikologis seperti panggilan palsu dari 'bank' atau e-commerce yang mengaku ada transaksi mencurigakan untuk memaksa korban memberikan PIN, rekening, atau kode OTP. BI mengusulkan tiga langkah hati-hati: verifikasi identitas pihak, cek informasi lewat kanal resmi, dan jaga kerahasiaan data pribadi serta kode keamanan. Slogan 'Kalau Ragu, Stop Dulu' menjadi pedoman utama.
Bagikan
Berita terkait
BI Purwokerto perkuat edukasi pelindungan konsumen di DCF 2026
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 22.12
Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Laporan Scam Tertinggi di Indonesia, Tembus 131 Ribu
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.00
Duit Warga RI Rp 9,1 Triliun Dimaling, 1.000 Korban Tiap Hari
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 19.15
BI Bongkar 'Kuncian' Agar Rupiah Bisa Perkasa Lawan Dolar AS
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 17.07