Janji Ditepati, Tony Fernandes Panggil Lagi 2.500 Karyawan AirAsia yang Dirumahkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340919/original/025508100_1788532054-email-attachment_2026_09_04_ariefhakim-at-klyid_tony-fernandes-curhat-belum-semua-pesawat-airasia-keluar-bengkel-imbas-covid-19_13961.jpg)
Tony Fernandes, CEO Capital A (induk AirAsia), berhasil menepati janjinya untuk memulangkan 2.500 karyawan yang dirumahkan selama pandemi Covid-19. Keputusan merumahkan karyawan tanpa kesalahan dari pihak mereka dianggapnya sebagai salah satu keputusan terberat, sekaligus harus menyetop operasional 250 armada pesawat. Selama pandemi, AirAsia tidak mendapat bantuan dana dari pemerintah, sehingga harus mengatur biaya perawatan 250 pesawat sendiri. Proses perbaikan armada yang dikandangkan selama dua tahun membutuhkan waktu lama dan biaya besar, sekaligus memengaruhi jadwal operasional harian. Namun, dengan tekad tidak menyerah, AirAsia berhasil bangkit dan bahkan mendirikan lima anak perusahaan baru. Tony menekankan komitmennya pada karyawannya, termasuk melalui video di Instagram yang memperlihatinya bersama kru kabin yang terakhir dipulangkan. Pemulihan operasional juga terlihat dari peningkatan on-time performance (OTP) dari 76% menjadi 90%.
Bagikan
Berita terkait
Tony Fernandes Curhat Belum Semua Pesawat AirAsia Beroperasi Imbas Pandemi
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 22.00
Penumpang AirAsia Diduga BAB di Kursi, Bau Menyengat Penuhi Kabin hingga Mendarat di Shanghai
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 01.20
Kabut Asap Melanda Palembang, Jam Masuk Sekolah Diundur
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 03.06
Ini 5 Ciri Akun WhatsApp Sedang Diretas Hacker
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 10.40