Tony Fernandes Curhat Belum Semua Pesawat AirAsia Beroperasi Imbas Pandemi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340919/original/025508100_1788532054-email-attachment_2026_09_04_ariefhakim-at-klyid_tony-fernandes-curhat-belum-semua-pesawat-airasia-keluar-bengkel-imbas-covid-19_13961.jpg)
Tony Fernandes, CEO Capital A (induk AirAsia), mengungkapkan betapa beratnya dampak pandemi Covid-19 bagi maskapai penerbangan. Dari total 250 pesawat yang dimiliki AirAsia, seluruhnya harus diterbangkan kembali setelah hampir seluruhnya diterbangkan selama pandemi. Selain itu, 26.000 karyawan harus dikelola tanpa adanya pendapatan dari operasional penerbangan. Setelah pandemi berakhir, AirAsia tidak menerima bantuan keuangan dari pemerintah, sehingga harus menanggung biaya perbaikan dan maintenance sendiri untuk seluruh armada tersebut. Proses pemulihan armada yang sudah lama dikandangkan ini memakan waktu cukup lama, bahkan setelah dua tahun, belum seluruhnya selesai.
Bagikan
Berita terkait
Janji Ditepati, Tony Fernandes Panggil Lagi 2.500 Karyawan AirAsia yang Dirumahkan
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 22.30
Penumpang AirAsia Diduga BAB di Kursi, Bau Menyengat Penuhi Kabin hingga Mendarat di Shanghai
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 01.20
Kabut Asap Melanda Palembang, Jam Masuk Sekolah Diundur
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 03.06
Ethel Caterham, Manusia Tertua di Dunia yang Baru Saja Ultah ke-117
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 07.45