Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp17.642 per USD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat ke Rp17.642 per USD pada Jumat (4/9/2026), naik 37 poin dari Rp17.697. Penguatan didorong sentimen domestik positif berupa subsidi untuk masyarakat berpendapatan rendah. Namun, kelas menengah masih kurang dukungannya, sehingga perlu pertumbuhan ekonomi di atas 6%-6,5% untuk menciptakan lapangan kerja formal dan investasi asing. Meski demikian, target pertumbuhan 6% pada 2027 tidak mudah dicapai karena suku bunga naik dan ketidakpastian geopolitik global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 15.38
Rupiah menguat dipengaruhi meningkatnya ekspektasi pelemahan dolar AS
kumparan · 4 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Naik 0,42% ke 6.695, Rupiah Turut Menguat Pagi Ini
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.30
Bank Mandiri Revisi Naik Proyeksi Ekonomi 2026, RI Bisa Tumbuh 5,34%
kumparan · 3 September 2026 pukul 18.36
Bank Mandiri Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 di Atas 5,34 Persen
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Menguat di Tengah Panasnya Konflik AS-Iran
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 11.15
Pergerakan rupiah diiringi eskalasi konflik AS-Iran yang meningkat
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 10.28
Rupiah Menguat Jadi Rp 17.715 per Dolar AS, Gubernur BI Destry Damayanti Beberkan Strategi Utama
JawaPos · 1 September 2026 pukul 20.15
Proyeksi Gubernur BI Baru di 2027: Ekonomi Tumbuh 6%, Kurs Rupiah Rp17.300
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.00