Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat Jadi Rp 17.715 per Dolar AS, Gubernur BI Destry Damayanti Beberkan Strategi Utama

Rupiah menguat 1,57 persen, mencapai Rp17.715 per dolar AS pada 31 Agustus 2026 dibandingkan Rp17.994 pada 31 Juli 2026. Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan penguatan ini didorong oleh optimalisasi strategi intervensi valuta asing melalui pasar NDF luar negeri serta transaksi spot dan DNDF domestik. BI juga memperluas kebijakan insentif untuk menarik investasi portofolio asing dan mempercepat pasar uang serta pasar valas.

BI memproyeksikan rupiah akan tetap kuat pada 2027, berada dalam kisaran Rp17.300-Rp17.800 per dolar AS. Lima faktor mendukung: pertumbuhan ekonomi global yang diprediksi membaik (3,3 persen), fundamental ekonomi Indonesia yang kuat dengan inflasi terkendali dan neraca pembayaran yang sehat, serta imbal hasil yang menarik.

Kebijakan ekspor satu pintu dan pengelolaan Devisa Hasil Ekspor dari Sumber Daya Alam (DHE SDA) diperkirakan meningkatkan penerimaan devisa dan penerimaan negara, sekaligus mendukung likuiditas pasar keuangan yang memadai.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait