Jelang Rilis Lapkeu, Begini Rekomendasi Analis Terhadap Saham GOTO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menjelang rilis laporan keuangan kuartal II-2026 dan semester I-2026, para analis memberikan pandangan mereka tentang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Konsensus Bloomberg mencatat 24 perusahaan sekuritas (asing dan lokal) merekomendasikan beli, tujuh merekomendasikan tahan, dan tidak ada yang merekomendasikan jual dari total 31 perusahaan. Sebanyak 77% memberikan rekomendasi beli dengan target harga rata-rata Rp80 per saham, yang menunjukkan potensi kenaikan sekitar 60% dari harga penutupan terakhir.
Harga saham GOTO telah diperdagangkan di sekitar Rp50 selama hampir dua bulan setelah pemerintah menerapkan kebijakan baru yang menurunkan komisi driver ojek online dari 20% menjadi 8% untuk angkutan roda dua penumpang, berlaku sejak 1 Juli 2026. Beberapa perusahaan sekuritas kemudian mengeluarkan rekomendasi beli dengan target harga yang lebih tinggi, termasuk Maybank Sekuritas (Rp80), Morgan Stanley (Rp79, equal weight), UOB Kay Hian (Rp78), BRI Danareksa (Rp70), dan Macquarie (outperform, Rp72). Gani dari OCBC Sekuritas menyatakan bahwa sentimen saat ini masih condong ke beli karena harga rendah dan risiko penurunan kecil, meskipun likuiditas saham menjadi perhatian. Kinerja kuartal II 2026 dianggap penting untuk membuktikan konsistensi profitabilitas GOTO sebelum dampak komisi 8% terasa, dan pasar menunggu kejelasan tentang dampak kebijakan tersebut.
Pada kuartal I 2026, GOTO melaporkan laba bersih sebesar Rp171 miliar, membalikkan posisi rugi sebesar Rp367 miliar pada kuartal I 2025.
Bagikan
Berita terkait
Bisnis Otomotif dan Jasa Keuangan Jaga Kinerja Astra di Sepanjang Semester I 2026
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 23.37
17 Agustus, Masyarakat Diminta Berhenti Beraktivitas Tiga Menit pada 10.17 - 10.20 WIB
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 02.30
Bupati Aceh Barat 'Haramkan' Lomba Panjat Pinang, Ternyata Karena...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 02.00
Megawati Membangun Tradisi Sejak Turunnya Jokowi, Kembali Absen Upacara HUT RI di Istana
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 01.51