Bisnis Otomotif dan Jasa Keuangan Jaga Kinerja Astra di Sepanjang Semester I 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Astra International Tbk mempertahankan pertumbuhan bisnis otomotif dan jasa keuangannya pada semester I 2026. Laba bersih otomotif naik 9% menjadi Rp5,9 triliun, sementara laba jasa keuangan meningkat 6% menjadi Rp4,6 triliun. Meskipun demikian, penurunan kontribusi dari bisnis Solusi Pertambangan & Alat Berat menyebabkan laba bersih grup secara keseluruhan turun. Pendapatan konsolidasian tercatat Rp157,9 triliun, turun 3% dari tahun sebelumnya, dengan laba bersih sebelum pos non-recurring mencapai Rp14,9 triliun (turun 7%). Setelah memperhitungkan pos non-recurring sebesar Rp2,4 triliun, laba bersih grup menjadi Rp12,5 triliun. Sektor otomotif didorong oleh kenaikan penjualan mobil baru sebesar 16% menjadi 437.000 unit, dengan pangsa pasar 51% dan merek Toyota serta Daihatsu tetap dominan. Penjualan sepeda motor nasional naik 1% menjadi 3,1 juta unit, dengan Honda mempertahankan pangsa pasar 77%.
Bagikan
Berita terkait
Jelang Rilis Lapkeu, Begini Rekomendasi Analis Terhadap Saham GOTO
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 09.45
Danamon Festival Hadirkan Berbagai Hiburan & Promo Menarik, Catat Tanggalnya!
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 03.13
Hilang 42 Hari, Pria di Cilegon Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 03.53
PT Palma Pertiwi Makmur Bantah Isu Terima APBN untuk Ketahanan Pangan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 03.50