Jokowi Pintar Membaca Survei, Disebut Pantau Pergerakan Prabowo-Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur LSI Djayadi Hanan menilai Jokowi kemungkinan masih memantau data survei mengenai pemerintahan Prabowo-Gibran. Selama menjabat, Jokowi dikenal memperhatikan hasil survei sebagai bahan baca situasi politik. Survei terbaru menunjukkan penurunan approval rating Prabowo-Gibran yang dipengaruhi kondisi ekonomi, perubahan jumlah kelas menengah, serta implementasi program MBG dan Koperasi Merah Putih.
Jokowi dinilai memiliki kepentingan agar pemerintahan Prabowo-Gibran berlangsung hingga 2029 mengingat Gibran sebagai wakil presiden. Djayadi menilai Jokowi tidak berposisi sebagai patron, namun dapat memberikan masukan atau alternatif solusi bagi persoalan yang dihadapi pemerintah. Suara mantan presiden tetap berpotensi didengar oleh pemerintahan berjalan.
Eksperimen survei mengungkap "Jokowi Effect" yang meningkatkan suara PSI sekitar 10 persen, dengan elektabilitas mencapai 4,1 persen. Data ini menunjukkan Jokowi masih memiliki modal politik yang signifikan dan menjadi faktor pembacaan posisi politiknya menjelang dinamika Pemilu dan Pilpres 2029.
Bagikan
Berita terkait
Ingat ya, Manuver Jokowi Saat Ini Baru Langkah Awal
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.29
Jokowi Bangun Kekuatan dengan PSI, Ada Pesan Tersembunyi Buat Prabowo?
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.00
PSI Dapat Suntikan Jokowi, Demokrat-PAN-PKS Deg-degan?
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 15.38
Di Balik Kepercayaan Diri Jokowi dan PSI, Megawati Didesak Selamatkan PDIP Menuju 2029
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 12.00