Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Juda Agung Ungkap Dampak Kenaikan Bunga The Fed ke Utang RI

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan bahwa kebijakan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin menjadi 3,75-4% pada 16 September 2026 berpotensi mempengaruhi biaya penerbitan surat utang pemerintah. Dampaknya terhadap pasar keuangan global mensyaratkan penyesuaian harga dan imbal hasil surat utang melalui proses repricing. Meskipun demikian, Juda menilai kondisi pembiayaan utang Indonesia masih berada pada level yang wajar dan dapat dikelola. Pemerintah juga akan terus melakukan diversifikasi instrumen pembiayaan, termasuk tetap menggunakan Panda Bond sebagai salah satu opsi penerbitan utang asing. Untuk rencana penerbitan global bond sebesar US$2 miliar, Juda menyatakan bahwa pemerintah akan memperbarui informasi terbaru mengenai jadwal dan kuota penerbitan tersebut. Penetapan kebijakan ini menunjukkan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas keuangan negara di tengah ketidakpastian global.

Berita terkait