The Fed Kerek Suku Bunga, Wamenkeu Juda Beber Dampak ke Surat Utang RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,75-4,00 persen untuk menekan inflasi menuju target 2 persen. Keputusan bulat anggota FOMC ini merupakan kenaikan pertama sejak 2023, dengan potensi satu kali kenaikan lagi hingga akhir tahun.
Wamenkeu Juda Agung menyatakan kebijakan ini akan memicu repricing pada global bond Pemerintah Indonesia, namun diprediksi tetap dalam batas wajar. Pemerintah juga memastikan penerbitan Surat Utang Negara berdenominasi Yuan (Panda Bond) akan tetap berjalan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 September 2026 pukul 20.00
Fed Naikkan Suku Bunga, Kemenkeu Buka Opsi Penyesuaian Harga Global Bond
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 14.46
Suku Bunga The Fed Naik, Ini Dampak ke Indonesia
kumparan · 17 September 2026 pukul 11.03
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 21.15
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Justru Menguat ke USD76.000
Berita terkait
The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Bitcoin Terangkat, Kenapa?
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.34
Kenaikan Suku Bunga The Fed Bisa Percepat Capital Outflow
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.08
Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Ditutup Merosot
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 17.15
IHSG Hari Ini 17 September 2026: Ditutup Menguat ke 6.462
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.06