Jurus Bank Jago Genjot Nasabah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Jago Tbk bersama PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit) dan PT Stockbit Sekuritas Digital (Stockbit) mencatat 3,6 juta nasabah terintegrasi per Juli 2026. Kemitraan sejak 2021 menghadirkan opsi investasi di dalam layanan perbankan digital Bank Jago. Head of Wealth Management Bank Jago, Nyoman Sukmawati, mengungkapkan hampir 2 juta Rekening Dana Nasabah (RDN) sudah terkoneksi dengan Bibit dan Stockbit. Integrasi end-to-end memudahkan onboarding dua arah antara aplikasi Jago, Bibit, dan Stockbit.
Komposisi portofolio investasi nasabah melalui platform tersebut: saham 48,4%, reksa dana 38,6%, dan obligasi 13%. Dari sisi frekuensi transaksi, saham mendominasi 88%, diikuti reksa dana 11,9%, dan obligasi sisanya. Bank Jago optimistis pertumbuhan akan berlanjut seiring nasabah mendiversifikasi produk. Ke depan, Bank Jago mengembangkan fitur investasi emas digital (tabungan emas) yang saat ini dalam tahap kajian dan penilaian kehati-hatian, menunggu persetujuan regulator.
Sementara itu, Head of PR & Corporate Communication Bibit & Stockbit, William, menyatakan kedua platform telah mengumpulkan lebih dari 10 juta pengguna dengan 90% di antaranya generasi milenial dan Z. Ia menilai penggunaan platform investasi digital dipengaruhi multifaktor, termasuk kondisi perekonomian dan aktivitas IPO di pasar modal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 10.40
Tembus 3,6 Juta Pengguna, 24% Nasabah Bank Jago Aktif Berinvestasi
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.30
Bank Jago-Bibit Gaet 3,6 Juta Pengguna Investor Digital
Berita terkait
Bank Jago Siapkan Akses Saham Luar Negeri, Perluas Ekosistem Investasi
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 16.30
Kartel yang Melindungi Konsumen? Dilema Pasal 5 di Balik Kasus Bunga Pinjol
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 22.50
Aggre Capital Salurkan Bantuan, Dukung Kebutuhan Anak di Yayasan Sayap Ibu
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 22.22
Lima Tahun Berinovasi, Livin’ by Mandiri Hadirkan Solusi Investasi dan Pembiayaan Fleksibel
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 21.14