Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Jurus Mahfud Atasi Masalah hingga Optimalkan Program MBG: Sederhana Rumusannya, Putus Kontrak...

Mahfud MD menawarkan perubahan drastis dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengatasi berbagai persoalan yang muncul. Salah satu usulannya adalah mengakhiri kontrak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mengalihkan pola pengelolaan ke tingkat desa serta sekolah. Menurutnya, formula yang sederhana adalah memutus kontrak yang ada, kemudian mengubah sistem menjadi berbasis desa dengan menggunakan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau kepala desa sebagai pengelola.

Mahfud menggambarkan bahwa sistem dapur terpusat saat ini sangat berat karena setiap dapur harus menyediakan makan untuk sekitar 2.000 anak setiap hari. Ia mengusulkan agar proses memasak dilakukan langsung di sekolah, sehingga tidak perlu distribusi dalam jumlah besar. Dengan melibatkan pemerintah desa, pengawasan program dapat lebih mudah dilakukan dan bertanggung jawab.

Usulan ini juga bertujuan untuk mengatasi masalah keamanan makanan dan pengelolaan anggaran. Mahfud menilai bahwa dengan sistem berbasis desa dan sekolah, program dapat lebih efisien dan berkelanjutan. Koperasi desa tidak hanya menjadi pengelola, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi dari program ini, sekaligus membuat desa lebih hidup.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait