Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Ahli Sebut Memperkuat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah Jadi Kunci Perbaikan MBG

Sejumlah akademisi menekankan bahwa keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu dikelola melalui sistem pengawasan menyeluruh, mulai dari pengadaan bahan pangan hingga distribusi ke sekolah. Guru Besar UI Prof. Sri Yunanto menyatakan fokus pemerintah harus pada efisiensi, keamanan, dan akurasi sasaran program, bukan sekadar pada keputusan lanjutkan atau hentikan. Menurutnya, pengawasan harus mencakup seluruh rantai, termasuk pemilihan bahan, proses memasak, standar kebersihan, pengujian makanan, hingga pengemasan dan distribusi.

Dengan tersebarnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah, pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh pusat. Prof. Sri Yunanto menyarankan integrasi mekanisme monitoring melibatkan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dinas pendidikan, dinas pangan, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya. Mekanisme ini diharapkan dapat mendeteksi dan memperbaiki masalah di tingkat SPPG lebih cepat.

Jika manajemen dan pengendalian MBG berhasil diselesaikan, hal ini dapat menjadi kekuatan utama pemerintah. Masyarakat akan melihat bahwa kritik diterima dan dijadikan dasar untuk perbaikan program, sehingga meningkatkan kepercayaan publik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait