Kadin Minta Hilirisasi Jangan Cuma Jadi Mainan Konglomerat dan Asing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah membuka ruang yang lebih luas bagi pengusaha lokal dan pengusaha muda untuk terlibat dalam proyek hilirisasi energi dan mineral. Menurut Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Kadin Indonesia Widiyanto Saputro, selama ini proyek hilirisasi di sektor tersebut lebih banyak dinikmati oleh konglomerat dan investor asing. Kadin menekankan pentingnya ekosistem tambang energi tetap inklusif agar tidak hanya dimonopoli oleh pihak besar atau asing melalui kemitraan dan persyaratan seperti tingkat kandungan dalam negeri.
Selain itu, Kadin meminta pemerintah memberikan kepastian regulasi, terutama terkait tata kelola dan kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor mineral. Kebijakan ini perlu disusun dengan jangka waktu yang lebih panjang agar dunia usaha dapat merencanakan bisnis dengan lebih percaya diri. Kadin juga mendukung agar program hilirisasi tidak hanya fokus pada pengolahan di sektor hulu, tetapi juga mempercepat pengembangan industri di seluruh rantai pasok untuk meningkatkan nilai tambah mineral.
Kadin juga menekankan pentingnya pembenahan tata kelola sektor energi dan mineral secara berkelanjutan. Dengan demikian, Kadin berharap kebijakan hilirisasi energi dan minerba dapat memberikan manfaat yang lebih adil dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengusaha lokal dan generasi muda.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.45
Kuota Produksi Dipangkas, Kadin Sebut Ekspor Nikel Indonesia Hilang 5 Juta Ton
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 18.15
Prabowo Titahkan Bahlil Atasi 3 Isu Utama: Pemadaman Listrik-Harga BBM
Berita terkait
HIPMI Ungkap 5 Ruang Kolaborasi Industri Alat Berat dengan Pengusaha Lokal
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 15.37
MIND ID Genjot Pengelolaan Mineral untuk Maksimalkan Penerimaan Negara
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 08.05
Prabowo tegaskan fokus selesaikan soal pangan, energi, dan kemiskinan
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 21.07
Tembaga dan Kedaulatan Mineral Indonesia
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 23.00