KAI Bakal Impor 23 Rangkaian KRL Bekas dari Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456968/original/059102500_1766982723-SnapInsta-Ai_3720053977506767582.jpg)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana mengimpor 23 rangkaian kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang sebagai solusi transisi. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan impor ini diperlukan karena banyak armada yang sudah beroperasi lebih dari 40 tahun. Proses impor bekas memakan waktu 1-2 bulan, lebih cepat daripada produksi baru yang membutuhkan 1-2 tahun. Rencana impor terdiri atas 7 rangkaian dengan formasi 12 gerbong (SF-12) dan 16 rangkaian dengan formasi 8 gerbong (SF-8) karena masih ada peron yang tidak siap untuk 12 gerbong. Kereta impor diharapkan dapat beroperasi hingga 10 tahun mendatang sambil menunggu peningkatan kapasitas produksi dalam negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.47
KAI Usul Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Kereta
Detik.com · 23 September 2026 pukul 19.30
Rel Mati di Sumatera Mulai Dihidupkan Lagi Tahun Ini
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 18.16
KAI Bakal Perpanjang Rute KRL hingga Cikampek-Cigombong, Kelar 2028
kumparan · 23 September 2026 pukul 21.12
KAI Siapkan KRL Bekas dari Jepang, Bantu Tambal Operasional
Berita terkait
KAI Targetkan Integrasi Stasiun Karet-BNI City Rampung dalam 7 Bulan
kumparan · 4 September 2026 pukul 21.00
Trafik Tol Astra Infra Seret, Pertumbuhan Cuma 2,8%
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 20.53
Andre Rosiade Minta KAI Awasi Impor Kereta dan Percepat Aktivasi Jalur KA Sumbar
Detik.com · 23 September 2026 pukul 20.43
KAI Usul Impor 23 Kereta Bekas dari Jepang, DPR Setuju
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.41