Kantongi Restu, Adhi Karya Siap Tarik Pinjaman untuk Penyehatan Perseroan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) berhasil memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 untuk melaksanakan restrukturisasi perseroan guna menyehatkan kondisi keuangan dan fundamental bisnis. Dua agenda utama yang disetujui adalah restrukturisasi perseroan serta penerimaan pinjaman bank dan/atau non-bank berjangka menengah hingga panjang. Restrukturisasi tidak hanya fokus pada penataan keuangan, tetapi juga mencakup transformasi bisnis, penataan portofolio, dan penguatan bisnis inti Engineering & Konstruksi. Corporate Secretary ADHI, Siswanto, menyatakan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dari proses penyehatan yang akan dilaksanakan secara bertahap dan terukur dengan tetap memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik. ADHI berkomitmen menjaga keberlangsungan operasional dan penyelesaian proyek sekaligus memperkuat perannya sebagai perusahaan konstruksi nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 65 tahun, ADHI telah terlibat dalam berbagai proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, jalan tol, transportasi, dan gedung, serta memiliki bisnis di bidang engineering, manufaktur, property & hospitality, investasi & konsesi.
Bagikan
Berita terkait
Beda Jenis Pajak, Beda Cara Penetapan: Kenali Sistem Pajak Daerah Jakarta
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.23
Gaji Manajer Kopdes Rp 6,8 sampai Rp 8,3 Juta, Ditanggung APBN 2 Tahun
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.20
Usai Reshuffle Terbaru, Said Didu Sebut Masih Ada 6 'Pilar Jokowi' Bertahan di Lingkaran Kekuasaan
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.20
Harimau Malaya Gagal Lolos Final ASEAN Cup, Begini kata PM Malaysia
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.19