Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun

Sejak mencapai puncaknya pada Juni, kapitalisasi pasar saham Korea Selatan turun sekitar US$1 triliun atau Rp18.000 triliun. Meski demikian, pasar ini tetap menjadi acuan utama bagi investor global dalam investasi kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor, terutama melalui saham Samsung Electronics dan SK Hynix yang berpengaruh terhadap sentimen perdagangan teknologi dunia.

Volatilitas tinggi akibat perdagangan leverage dan keterkaitan SK Hynix dengan Wall Street membuat pergerakan Kospi memengaruhi bursa global, dengan korelasi kuat antara Kospi dan indeks seperti Nasdaq 100 serta Nikkei 225. Investor dan strategis dari lembaga keuangan seperti JPMorgan dan HSBC kini semakin memperhatikan pasar Korea dalam pemantauan investasi AI.

Pemerintah Korea Selatan menghentikan sementara penerbitan ETF leverage untuk meredam volatilitas. Meskipun Kospi telah turun 25% sejak Juni, indeks ini masih mencatat kenaikan 62% sepanjang tahun dan diperkirakan tetap menjadi barometer penting bagi investasi AI karena peran kunci Samsung dan SK Hynix dalam rantai pasok chip memori global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait