Kasus Ijazah Palsu: Roy Suryo Sentil Jokowi, Minta Jangan Rekayasa Jadwal Sidang demi Hadir Sekali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Roy Suryo menyampaikan pernyataan tegas kepada Presiden Joko Widodo terkait kasus dugaan ijazah palsu. Ia meminta agar tidak ada upaya mengatur atau merekayasa jadwal sidang hanya demi membuat Jokowi hadir sekali di pengadilan. Roy menegaskan bahwa kedua kasus ini memiliki nomor dan jalan perkara yang berbeda, sehingga tidak bisa disamakan atau ditarik paksa agar berjalan berbarengan.
Roy menjelaskan perbedaan jadwal antara kedua kasus tersebut. Pada persidangan 17 September 2026, dokter Tifa sudah memasuki tahap nota perlawanan, sementara Roy baru akan mendengarkan pembacaan dakwaan untuk pertama kalinyya. Ia menilai tidak logis jika jadwal sidang diubah hanya untuk menyesuaikan kehadiran pihak tertentu.
Roy mengingatkan bahwa proses persidangan yang dihadapinya masih panjang, meliputi tahapan nota perlawanan hingga putusan sela. Ia memastikan kesiapannya untuk menghadapi sidang pokok perkara pada 17 September mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.56
Putusan Praperadilan Roy Suryo Dibacakan Besok
Berita terkait
Tak Mau Satu Meja Sidang dengan Dokter Tifa, Roy Suryo Desak Jokowi Datang Dua Kali!
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 07.50
Temukan Detail Kunci, Roy Suryo Siap Hadapi Sidang Lawan Jokowi: Terbukti Ijazah Ini Palsu 99,9%
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 11.33
Dokter Tifa Diseret ke Pengadilan, Anies Disebut Punya Hubungan Khusus
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 18.05
Hakim Tolak Praperadilan Jilid IV Roy Suryo soal Pencegahan ke Luar Negeri
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 11.23