Kata Mendag Soal Dominasi Penjualan FMCG E-Commerce Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333857/original/016656300_1787809909-IMG_6679.jpg)
Data Compas.co.id mencatat nilai penjualan FMCG melalui e-commerce Indonesia mencapai Rp 88,4 triliun pada Januari-Juni 2026, dengan pertumbuhan tahunan 29,4%. Shopee mendominasi dengan pangsa 57% pada semester I 2026. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan platform e-commerce memberikan kesempatan yang sama untuk semua komoditas, termasuk pakaian dan food and beverage. Pemerintah tidak memisahkan komoditas berdasarkan platform perdagangan digital. Platform e-commerce Indonesia kini tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga melakukan ekspor ke negara-negara Asia secara retail dengan harapan berkembang menjadi perdagangan skala besar. Kategori kecantikan dan perawatan pribadi mencatat nilai penjualan terbesar Rp 42,9 triliun, diikuti makanan dan minuman sebesar Rp 20,6 triliun. Ketua Umum iDea Budi Primawan menyebut makanan dan minuman, style, personal care, kosmetik, dan healthy lifestyle menjadi kelompok produk paling banyak dibeli selama Harbolnas 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 13.45
Sektor Jasa dan Tiket Jadi Potensi Pertumbuhan Ekonomi di Harbolnas 2026
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 12.45
Mendag Bidik Peningkatan 10% Transaksi Harbolnas 2026
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 08.45
Video Buatan AI Tanpa Izin Bikin Rugi Pedagang di Ecommerce
Berita terkait
Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Shopee Rilis Program Akselerasi Produk Lokal
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.47
Airlangga Pasang Target Transaksi Hari Belanja Online Nasional Rp 40 Triliun
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.40
Uji Permendag Baru, Kemendag Dorong Platform Lain Terapkan Transparansi
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.00
Kissa Studio, Jenama Tas Lokal yang Mampu Tembus Pasar Mancanegara
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 00.14