Kawasan Lapangan Banteng Selesai November, Pramono Kejar Parkir Bawah Tanah dan Pasar Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan kawasan terintegrasi di Jakarta Pusat, dengan proyek penataan Lapangan Banteng dan Gedung AA Maramis yang mencapai 63 persen pada akhir September 2026. Wakil Gubernur Rano Karno menyatakan fasilitas ruang publik ini akan selesai dan dibuka untuk masyarakat pada 22 November 2026. Proyek ini bertujuan merevitalisasi dan mengembangkan kawasan Pasar Baru agar lebih tertata, nyaman, dan terintegrasi.
Lapangan Banteng kini menjadi salah satu lokasi acara favorit di ibu kota setelah Jakarta International Stadium (JIS). Popularitasnya terbukti dengan keberhasilannya menampung 12 ribu penonton saat grup band legendaris Slank tampil di sana. Kawasan ini juga akan mengadopsi konsep ramah pejalan kaki (pedestrian-oriented) dan dilakukan penyesuaian arus lalu lintas untuk meningkatkan konektivitas antararea.
Untuk mengatasi masalah parkir, Pemprov DKI sedang mempertimbangkan pembangunan area parkir bawah tanah (basement) di bawah lapangan sepak bola, mengadopsi sistem yang sudah ada di kawasan Gelora Bung Karno. Setelah proyek Lapangan Banteng dan Gedung AA Maramis selesai, Pemprov DKI berencana mengembangkan kawasan Pasar Baru dengan melibatkan pihak pemilik aset swasta.
Bagikan
Berita terkait
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tembus 5,25 Persen
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 18.00
Polisi-TNI dan Mahasiswa Gerak Bersama Bersihkan Pasar di Pelalawan Riau
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.49
Prabowo Minta Negara-negara Afrika Digaet Demi Perluas Pasar Ekspor RI
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.38
Setujui Perubahan APBD Jakarta 2026, 5 Bidang Ini Jadi Sorotan Banggar DPRD DKI
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 20.45