Kebutuhan Drilling Fluid di Indonesia Timur Melonjak, Pengiriman ke Tangguh LNG Naik 4 Kali Lipat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebutuhan drilling fluid di Indonesia Timur, khususnya untuk kegiatan hulu migas di Tangguh LNG, Sorong, Papua Barat, mengalami peningkatan signifikan. Volume pengiriman Smooth Fluid 05 (SF-05), yang digunakan sebagai base fluid dalam sistem Oil Base Mud (OBM), mencapai 12.000 barel, empat kali lipat dibandingkan periode sebelumnya yang berkisar 3.000-5.000 barel. Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan aktivitas eksplorasi dan produksi migas di wilayah dengan operasional yang menantang.
Drilling fluid seperti SF-05 berperan penting dalam proses pengeboran sumur migas. Fungsinya meliputi membawa serbuk hasil pengeboran ke permukai, mendinginkan dan melumasi mata bor serta pipa, mengontrol tekanan formasi, dan membentuk lapisan pelindung pada dinding lubang bor. Material ini menjadi bagian kritis dari rantai pasok yang mendukung operasional hulu migas.
Pertamina Lubricants menilai peningkatan volume SF-05 sebagai indikator pertumbuhan pasar specialty chemical untuk sektor hulu migas di Indonesia Timur. Rika Gresia Wahyudi, Corporate Secretary Pertamina Lubricants, menyatakan peluang untuk memperluas penggunaan produk dalam negeri sekaligus memperkuat kapabilitas lokal di kawasan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 14.54
Pertamina Lubricants Pasok 12.000 Barel Drilling Fluid ke BP Tangguh LNG
Berita terkait
Niro Granite Sasar Potensi Pasar Kawasan Timur dengan Koleksi Baru
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 16.47
LPDB Dorong Koperasi Simpan Pinjam TLM Kembangkan KDKMP di Indonesia Timur
Detik.com · 10 September 2026 pukul 13.40
Hari Pelanggan Nasional, Ada Promo Oli, Tempat Istirahat untuk Driver Ojol di Semarang
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 16.35
Pertamina Lubricants Bagi-bagi Cashback hingga Rp 40 Ribu, Ada Syaratnya
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 22.30