Kejar NZE 2060, Paiton Energy Beber Tantangan Pensiunkan Dini PLTU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Paiton Energy menghadapi tantangan penutupan dini PLTU batu bara demi mencapai NZE 2060. Presiden Direktur Fazil Erwin Alfitri menyatakan kebutuhan listrik di Jawa-Bali tumbuh 2.000 MW per tahun, sehingga PLTU tidak bisa dihentikan tanpa pengganti. RUPTL 2025-2034 mewajibkan tambahan kapasitas 69,5 GW, terdiri dari 42,6 GW terbarukan, 10,3 GW gas, dan 10,3 GW penyimpanan energi. Strategi Paiton adalah membiarkan PLTU batu bara beroperasi, mengganti dengan PLTGU gas. Dengan penambahan 2.000 MW PLTGU gas, intensitas emisi diproyeksikan turun dari 913 gram CO2/kWh menjadi 600 gram CO2/kWh. Perusahaan menunggu keputusan pemerintah untuk proyek gas combined cycle. Di jangka panjang, Paiton bermitra dengan Mitsubishi Power untuk transisi ke hidrogen, termasuk pembangkit hydrogen-ready dan pemanfaatan amonia hijau.
Bagikan
Berita terkait
Video: Hidrogen Jadi Energi Hijau, Bisa Untuk Bus - Alat Berat Tambang
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 15.00
Video: Hidrogen Jadi Mesin Transisi Energi, Bisa Gantikan BBM Diesel
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.46
Pramono Komunikasi dengan Bahlil soal Penggunaan Hidrogen untuk Transjakarta
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.26
Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 01.00